Postingan

Belum Punya Judul

Cowok itu terlihat berlari kecil – kecilan untuk berteduh karena hujan yang turun sangat deras sehingga membuatnya untuk mencari tempat istirahat sebentar, sesekali dia melihat jam yang di tangan nya, kecemasan nya pun terlihat dari raut wajah, dia mulai gelisah karena hujan tak kunjung reda, 5 menit 10 menit 15 menit bahkan sudah setengah jam hujan pun masih memperlihatkan keadaan bahwa ia tak akan reda dalam waktu yang singkat. Nekad pun si cowok untuk menerobos hujan, basah tak dihiraukan nya lagi, ia terus melaju berjalan kaki karena sesekali ia berlari agar cepat sampai pada tujuan nya. Seketika sampai d tempat tujuan cowok itu tak kuasa menahan rasa sakit nya “TIIIIIIIIIIIIDAAAAAAAKKKKKK..........”. teriak nya sekencang – kencang nya... “Oh Tuhan kenapa secepat itu.....” terlihat di genggaman nya sebuah kotak kecil yang berisi cincin. “ Cincin ini Tuhan belum sempat terpakai di jarinya “ cowok itu pun mulai menangis di antara rintikan hujan yang semakin mende...

Kebingungan Antara Mereka

Andre :Rey…reyyy…reyyyyy bangun bangun Udah pagi masih merem aja..  Teriak Andre pada Rey yang saat itu masih tidur aja.             Rey : Iya iyaaa bawel amat deh jadi pacar… Andre : kalau gak bawel siapa lagi yg bisa merhatiin kamu kek gini :p *sambil jewerin pipi Rey yang saat itu masih malas buat bangun* Pagi itu Rey dan Andre memang ada urusan kuliah yang harus di kelarin sekitar jam 9, Rey yang telat bangun di karenakan semalam begadang untuk nyiapin bahan skripsi yang di bantu sama Andre makanya Rey semalam belajar dengan antusiasnya sehingga bangun pagi jadi males malesan… Andre : Yank ntar balik ke rumah dulu yaa mau siap – siap juga nganterin kamu, kamu mandi aja gih ( Soalnya Semalam Andre Nginep d rumah rey) Hubungan mereka udah terjalin 4 tahun sehingga kedua kelurga sudah saling mengenal dan terutama lagi mereka tetanggaan. Rey : Iya yank, kamu cepetan yaa siap – siapnya soalnya ha...